Bung Karno berpesan “Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah” atau lebih dikenal jas merah. “Kalau ingin melihat dan mengetahui Majapahit datanglah ke Bali”. Karena Memang Bali adalah Majapahit biarpun diHindukan 1961 supaya mudah diadu domba dan diperangi oleh kelompok Dajjal karena Menteri Agamanya harus Islam Arab, tidak boleh islam kejawen atau Islam indonesia atau orang selainnya. Tapi Bali adat dan Budayanya sangat percaya dengan leluhur, bisa dicek. Pesan singkat ini muncul dari bibir anak bangsa yang cinta dengan sejarah dan Tanah Airnya dan salah satu menjadi pelopor bangkitnya bangsa ini dari penjajahan. untuk itu marilah kita baca bersama-sama judul kasunyatan dibawah ini ma`af emosional karena sudah kelamaan sengsara bangsa ini, kawula Majapahit. Bagi yang tidak sengsara harap maklum dan setorlah uang ke Mekkah atau ke Israel atau ke India atau ke Vatikan untuk melaksanakan apa yang kalian yakini biarpun melihat saudara setanah air mengenaskan hidupnya sebagian besar;
PURA IBU MAJAPAHIT PUSAT
Pura ini di bangun oleh Raja Majapahit masa kini……..

PURA/KERATON MAJAPAHIT PUSAT GWK
Untuk ketentraman Bali setelah diguncang bom amrozy dengan perangnya…….

RAHASIA MAJAPAHIT DI BALI SELAMA RATUSAN TAHUN
Adat dan Budayanya lestari di Bali beserta keturunannya…….

PERTAMA SEJAK 666 TAHUN
Aneh tapi kasunyatan dan terjadi pas…….