BRAHMARAJA 250 th MANGKUNEGARAN


Acara Seminar 250 th Mangkunegaran key not speaker: H. Mardiyanto [sekarang Mendagri] dan Narasumber: Jendral TNI AD Djoko Santoso [sekarang Panglima TNI] di Pura Mangkunegaran ini dibuka dengan Tarian Serimpi Keraton, kemudian Para Penari Mengawal Tumpeng Agung yang dibawa para Putri keraton, Sri Paduka KGPAA. Mangkunegoro IX lalu memotong Tumpeng dan Pucuk nya diserahkan kepada Sri Wilatikta Brahmaraja XI Raja Abiseka Majapahit, disaksikan Gubernur Jawa Tengah, PANGDAM IV Diponegoro, Direktur Jendral pemberdayaanmasyarakat Departemen Sosial RI, DANREM 074 Wirasratama, KAPOLWIL Surakarta, Kepala Bakorlin wilayah II Jawa Tengah, Walikota Surakarta, Para Bupati dan Ketua DPRD se wilayah Solo Raya, Sesepuh dan Pinisepuh Keraton Nusantara, Para Rektor Perguruan Tinggi, para peserta Seminar, Budayawan, Sejarawan, Cendikiawan, Tokoh Masysrakat, Exponen Generasi Muda, dll. Pada Penutupan Seminar yang ditutup oleh Sri Paduka KGPAA. Mangkunegoro IX sekaligus menyerahkan Sertifikat kepada Sri Wilatikta Brahmaraja XI Raja Abiseka Majapahit. Acara diteruskan pemberangkatan Kirap Napak Tilas Perjuangan Pahlawan Nasional P. Sambernyawa / KGPAA . Mangkunegoro I ke Karang Anyar Gunung Lawu.

[dari: Kahumasan: KRTH. Widiyatmo Sontodipuro]. Tidak lama kemudian Hyang Batoro Agung Brahmaraja XI menerima Anugrah Dunia : “MAHKOTA MAJAPAHIT” yang memang Pas di kepala Beliau, Mahkota ini aneh, karena bisa membesar dan mengecil bila dikenakan yang tidak dikehendaki sang Mahkota, di teruskan Hyang Batoro Agung Wilatikto yang ber Abiseka Brahmaraja XI mendapat Anugrah Bintang Emas Dharma Budaya Mangkunegaran oleh Kanjeng Pangeran Sontodipuro. [Majalah M’bangun Toewoeh Mangkunegaran] diteruskan Mendapat Anugrah Patung Dada Bung Karno yang diserahkan oleh Surya Sukarnoputra disaksikan Rektor Universitas Marrhaen/Mahendradata dan para Sesepuh, masyarakat di Puro Mojopahit Bali. [Majalah M’bangun Toewoeh Mangkunegaran 5 Agustus 2009]