Sambutan Ruwatan Jagatraya


Rektor Universitas Marhaen/Mahendradata DR. Arya Wedakarna Suyasaputra: Dengan percayanya Dunia pada Adat Majapahit, membuktikan Kebangkitan Nusantara sudah mulai. Leluhur itu tidak butuh kita, tapi kitalah yang wajib menghargai Leluhur, baik adat peninggalannya, Leluhur kita sudah menyediakan Gerbong diatas Rel, lha silahkan naik ikut diatas gerbong kebangkitan Nusantara, yang tidak ikutpun tolong jaga rel nya agar tidak melenceng atau disabot budaya luar yang bertentangan dengan budaya sendiri. Leluhur bisa menciptakan satu orang pinter yang didukung jutaan orang untuk dikendalikan, contoh Bung Karno , Gandi dll. jadi Leluhur yang dimanifestasikan Dewa Bhatara itu tidak perlu disimbulkan Sakral, menakutkan dll, sebab beliau itu bisa jadi orang tuwa, sahabat bahkan sopir. contoh: Bhatara Krisna waktu perang Bharatayuda jadi kusirnya Arjuna. untuk itu marilah kita bersahabat dengan Beliau agar tidak marah. kenapa banyak bencana? karena kita sudah memusuhi, contoh: Adat nya saja tidak kita pakai, malah adat dari luar diagungkan. Bali yang mengagungkan adat Majapahit ini sampai dikagumi Dunia, contoh Ruwatan ini.”Saya kagum kepada Brahmaraja atas perjuangannya dan saya saksinya, biarpun kritik’ hinaan, cercaan ditrima Beliau jalan terus berjuang dan berkarya nyata, saya merencanakan Ganesa tertinggi di dunia hanya diatas kertas tisiu, dan terwujut”. Jadi marilah kita belajar jadi pandai agar tidak dikibuli bangsa asing yang tidak senang budaya kita.