KEMBALINYA MAHKOTA MADJAPAHIT
Mahkota peninggalan Kerajaan Majapahit yang sudah ratusan tahun menjadi milik kolektor di mancanegara di kembalikan pada Hyang Bathara Agung Wilatikta Brahmaraja XI Raja Majapahit masa kini.
Berdasarkan pawisik para Spiritualis seuruh Dunia bahwa Mahkota Raja Majapahit harus di serahkan kepada Sri Wilatikta Brahmaraja XI yang memang ” Pas ” di kepalanya, sebelumnya Mahkota telah di cobakan beberapa tokoh tapi tidak pas, beberapa orang barat yang rata-rata kepalanya besar setelah di cobakan lodok / longgar / kebesaran.Di pakaikan Raja Bali Mula ” Dewa Agung Putranata Wijaya Kusuma “adik dari kandung Maha guru Wijaya Kusuma penyungsung tapakan Dewi Tangan Seribu (yang pernah di ramalkan usia 32 tahun ketemu Dewi Tangan Seribu / Ibu Siwa Parwati / Ibu Majapahit Sri Paduka Rajapatni Biksuni Sakti Pelindung Jagadraya dan akhirnya ramalan itu terbukti dan selanjutnya menjadi pengagum Majapahit sekaligus mengundang Dewi Tangan Seribu ke Pura Kahyangan Jagad Tuluk Biyu untuk memberikan restu dan do`a kesejahteraan untuk seluruh masyarakat). Dewa Agung Putaranata ini orangnya kecil rata-rata seperti orang Indonesia pada umumnya malah kekecilan. Aneh memang di masa yang sudah modern dan ilmiah ada Mahkota mencari kepala yang pas, bagi yang tidak di kehendaki bisa di jepit kepalanya. Nah, Akhirnya ada wahyu atau pewisik bahwa ” Kepala yang Pas ” adalah Hyang Bathara Agung Suryo Wilatikta atau Abhiseka Raja Majapahit dengan gelar SRI WILATIKTA BRAHMARAJA XI di Puri Surya Majapahit Jimbaran-Bali ” Keraton Ibu Kerajaan Majapahit Pusat / Pura Ibu Kawitan Pusat Kerajaan Majapahit ” terletak di kawasan Banjar Buana Gubug Puri Gading Jimbaran. Dan Puri Gading sekarang menjadi incaran tokoh-tokoh Budaya dan Spiritualis dari berbagai lintas agama dan kepercayaan.


Akhirnya para utusan Negara yang menginginkan Dunia Adil makmur Sejahtera meminta Brahmaraja XI mencoba walaupun beberapa kali ditolak oleh Raja Majapahit tersebut dengan alasan mungkin masih ada yang lain yang berhak menerimanya. Tapi dengan keyakinan yang tidak di ragukan, para utusan Negara ini mencoba memakaikan kepada Raja Majapahit ternyata pas dan ketika Way Cing Lee putri dari Raja Tumasik (Singapura sekarang) mengenakannya tiba-tiba terjadi keanehan muncul Sinar Mas turu dari langit disertai angin gemruh serta kilat menyambar-nyambar, selendang Way Cing Lee yang berwarna Jingga seperti leluhur Majapahit bernama Dara Jingga titisan Dewi Kwan Im Tangan Seribu yang bergelar SRI PADUKA RAJAPATNI BIKSUNI SAKTI PELINDUNG JAGADRAYA terlepas dan menyambar seakan-akan ingin memeluk Brahmaraja untuk mengungkapkan kata, Leluhur bangga menyaksikan keturunannya yang ke sebelas mengenakan Mahkota karena leleuhur sudah ” meraga sukma “ dan tidak mungkin ” Roh ” mengenakan barang nyata yang pasti akan jatuh mahkota tersebut, tapi melalui keturunannya leluhur Majapahit gembira karena Majapahit masih ada.Terdengar pula nyanyian surgawi hingga suaranya terdengar dari seluruh penjuru arah serta terekam semua dokumentasi Wartawan seluruh dunia yang hadir pada malam yang sakral dan keberuntungan menyertai mereka. Akhirnya Mahkota di serahkan kepada Brahmaraja XI melalui Putri Pendiri Republik Indonesia Dyah Ayu Sukmawati Soekarnoputri yang tanpa di duga ikut hadir bersama rombongan ke Pura Ibu Majapahit Jimbaran-Bali. Seperti di kehendaki, Bung Karno yang pendiri R.I memeinjam Sukma / Roh untuk menyaksikannya, kebetulan juga Sukmawati adalah Sukma / Roh Bung Karno yang asli Putra Majapahit. Penyerahan di sertai do`a bersama Pendukung Majapahit seluruh Dunia. Dalam menebus Mahkota Bangkok, Siam, Thailand, Singapura, China, Australia mengulkan urunan uang untuk menebus harga mahkota supaya semua merasa memiliki Majapahit. Dalam sambutannya pihak Singapura yang di wakili Miss.Way Cing Lee menyatakan gembira dan puas bisa menyerahkan kembali Mahkota dan dengan demikian Dunia akan tentram kembali. Pihak Australia menyatakan semoga di dunia aman dan damai serta Gemah Ripah Loh Jinawi dan Bathara Wisnu menitis kepada Hyang Brahmaraja XI yang telah terbukti menyatukan etnis, suku, Agama, Kepercayaan dan lain-lain di Puri Surya Majapahit.
Dalam sambutannya Brahmaraja XI menyatakan,” Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar tetapi berjalannya waktu Bangsa ini menjadi Bangsa “pengimport” termasuk import Agama, jadi semua agama yang di anut di Indonesia semuanya import, kita sudah tidak bangga lagi dengan Tanah Air yang subur makmur.” kata Brahmaraja. ” Satu-satunya yang eksport adalah TKI dan TKW yang pulang kebanyakan dengan kesengsaraan bahkan mati”, imbuhnya. Brahmaraja juga mengungkapkan kegalauan hatinya tentang rakyat yang di tinggalkan oleh para Leluhur Majapahit yang pernah menyatukan Nusantara dan menjadi kebanggaan seluruh negeri. Brahmaraja menambahkan ketakutan para Dajjal yang sekarang meraja-lela dengan bangkitnya Majapahit. Musibah-musibah ini akan kembali tentram jikalau tiga permata yang hilang dari mahkota sudah kembali.
Kitab Negara Kerthagama menyebutkan dalam sastra Raja Pandawa yang di sadur ke bahasa indonesia” Sepeninggalnya jaman kali (Kali Yuga), Dunia murka, timbul huru hara, hanya Bathara Raja yang faham dalam nam guna, dapat menjaga jagad. Itulah sebabnya Sri Paduka teguh bakti menyembah kaki Sakyamuni, teguh tawakkal memegang Pancasila, laku yang utama, upacara suci gelaran jinabrata yang temahsyur ialah Sri jnanabadreswara, menghormati Ibu, lulus dalam filsafat, ilmu bahasa dan lain pengetahuan Agama. Berlomba-lomba Beliau menghirup sari segala ilmu kebatinan, pertama-tama Tantra Subuti di selami, intinya masuk ke hati, melakukan puja, yoga, semadi demi keselamatan seluru Praja, menghindarkan tenung. mengindahkan anugerah kepada rakyat murba.Di antara Raja yang lampau tidak ada yang setara dengan Beliau. Faham akan nam guna, sastra, tatwapadesa, itulah sebabnya Beliau menjadi Raja Pelindung yang bersemayam di alam Siwa Buda”.
Kejadian di luar dugaan, di era globalisasi masih ada kejadian aneh sebuah mahkota peninggalan Majapahit bisa memilih kepala yang pas untuk di kenakan. Sebuah bukti ilmiah yang sulit di terima akal sehat tapi benar-benar terjadi dan di saksikan banyak orang seluruh dunia.
Setelah menerima Mahkota, Hyang Mulia Hyang Bathara Agung Wilatikta Brahmaraja XI di minta MERUWAT JAGADRAYA / DUNIA pada tanggal 7-September-2008 di Pura Jagadnatha Denpasar Bali oleh Hindu Dunia (WHYO). Dan untuk pertama kalinya Pura Jagadnatha di penuhi semua umat beragama dan lintas bangsa seluruh dunia bahkan Barongsay untuk pertama kalinya di tampilkan. Malam sebelumnya terjadi suatu keanehan seluruh Bali di guyur Hujan hingga di sekitar Pura Jagadnatha di dalam pura tidak hujan sama sekali (penulis saksinya dengan pemangku pura). Besoknya banyak sepiritualis dunia dan dari lintas Agama mengalami kesurupan, bahkan Kuda dokar yang di tumpangi Brahmaraja ikut kesurupan.
Sebelumnya Hyang Bathara Agung Brahmaraja XI menerima pucuk Tumpeng Agung HUT.Paduka Yang Mulia KGPAA Mangkoenagoro IX, di teruskan menerima piagam Bintang DARMA BUDAYA dari peladen Bangsa Kanjeng Pangeran Wa Arya Sontodipuro. Inilah yang membikin Brahmaraja tertantang bukan bangga ongkang-ongkang kaki mendapat penghargaan, tapi terus berjuang untuk kebangkitan Majapahit yang Gemah Ripah Loh Jinawi yang sesuai dengan permintaan dari dunia berdasarkan Ramalan Leluhurnya hingga membuat para Dajjal di Bumi Nusantara ketakutan terusir dari tanah yang subur kembali ke tanah arab yang tandus.

Anonymous 05:06 pada 29 Mei 2009 Permalink |
Iya Indonesia sekarang ini adalah penjelmaan dari majapahit…makanya di sebut nusantara
Anonymous 04:12 pada 30 Mei 2009 Permalink |
Ini baru paham sejarah bangsa sendiri…pasti Anda sukses karena yang tidak tahu sejarah patut dikasihani..
Pusat Informasi Majapahit Kingdom masa kini 04:13 pada 30 Mei 2009 Permalink |
Salam Sukses, Rahayu untuk Anda semua
alvatarz 15:38 pada 7 Agustus 2009 Permalink |
Secara Keseluruhan, cerita diatas baguS, namun ada keanehan yang jelas-jelas gak masuk di akal, yaitu :
Dewi Kwan Im meraga Sukma??????
Roh-Roh Kesurupan??????
Ibu dewi Kwan Im itu Sangat Agung,Suci, Mulia.
Tidak mungkin merasuk kedalam tubuh manusia. Ah… Itu Setan yang mengaku2.
Kalau Benar Itu Ibu Dewi Kwan. Im, Pasti Kamu sudah jadi presiden.
Bukankah itu ramalan Jayabaya????
Sudah ditetapkan dari langit bahwa :
Dewi Kwan-Im Turun ke manusia, Beliau Bersama-sama dengan Nyi Roro Kidul, seluruh Dewi, Seluruh Budah, Seluruh Dewa yang ada.
pALING TAHU ALAM GAIB ???
GRP. 23:29 pada 11 Agustus 2009 Permalink |
Terima udah berkomentar sesuai pemikiran anda semua. sekali lagi terima kasih. Sejak kena ajaran arab, semua dijadikan setan (kayak tau saja). sejak ajaran arab masuk selain islam kafir. gaib gak ada…hanya arab yang boleh ceritra gaib…kita jadi tai dan kempellll…tapi semua itu HAK. TERIMA KASIH
Ya begitulah kalau sudah kena ajaran arab…semua memang harus dilogikakan. Padahal orang Nusantara itu hebat-hebat tapi kena arab jadi kempel semua…kesurupan itu bahasa umum…sebenernya adalah kerauhan…di bali banyak kerauhan tapi tidak identik dengan kesurupan. Beginilah kalau sudah kena Arab. gaib hanya milik arab…kempel…kempel. mA`AF SAYA TIDAK BISA BERKOMENTAR BANYAK.Lihat kenyataannya saja
bandar 06:49 pada 19 Februari 2012 Permalink
I like your comment….
alvatarz 23:02 pada 15 Agustus 2009 Permalink |
saya kristen
HARUS LOGIKA DAN GAIB ITU SEJALAN baru benar.
KALAU SUDAH ADA TITISAN BATARA WISHNU KENAPA BUMI BELUM DIHANCURKAN???.
ingat !!!
dari awal jaman setan, roh orang mati belum dihukum.
tipis perbedaan setan dan malaikat. namun dari keagungannya jelas terlihat.
raja datang seperti raja
dewa datang sebagai dewa
dewi datang sebagai dewi.
yESUS DATANG DISALIB DICAP RAJA YAHUDI AKHIRNYA DI BANTAI
GRP 06:29 pada 22 Agustus 2009 Permalink |
Penghancuran sudah berjalan baik melalui alam, maupun diri sendiri. Ini simbol dari ramalan leluhur tanah jawi..kenapa tahu kejadian yang akan datang yaknidi sini dan di sini Terima kasih. Salam kasih sejahtera.untuk kita semua
alvatarz 13:06 pada 18 Agustus 2009 Permalink |
sdr. GRP
Saya tahu muhammad itu siapa dan ajarannya jg s�sat.
Saya tahu dewi kwan im, roro kidul, dewi kali, budha, Trimurti, yesus. benar dari sang pencipta.
tp. jangan membenci manusianya. atau sukunya, krn itu ajaran dari sang pencipta.
saya justru kasihan melihat banyak org baik tapi islam hanya krn org tuanya islam.
JUStru saya Marah karena sekarang ini umat hindu, budha dan kristen yg menyesatkan diri mereka dan merendahkan YG KUDUS DAN SUCI yg mengajarkan ke 3 agama itu.
INGATLAH KISAH SABDA PALON.
Yang Mengutuk SI murtad brawijaya Dan Sunan kalijaga.
Tidak ada asap tanpa ada api.
tak ada akibat tanpa sebab.
Sabda palon itu maha pengasih, Brawijaya telah bersekutu dgn sunan kalijaga untuk menangkap dan membunuh sabda palon. karna itu mereka dikutuk. bukan hanya krn dia murtad.
Jadi Dosa brawijaya :
1. menyebakan ratusan juta manusia tersesaat, mungkin milyaran.
2. brawijaya, sunan kalijaga dan pengikutnya, telah menghancurkan bukti2 sejarah leluhur dan keagamaan sehingga silsilah nusantara kacau balau.
l�hatlah nyi roro kidul RATU MU dibuat seolah2 pelacur islam yg suka kawin dgn sultan sultan.
BUkankah seharusnya ada bukti sejarah siapa wanita suci yg disebut Putri Dewa Sywa, dan memakai mahkota dewa wishnu? liHATLAH. kebenaran sejarah itu.
JADI.
Kapan si Brawijaya Bertobat.
sehingga datang KESURUPAN Bersama2. SABDA PALON ???
Tertulis : setelah sabda palon raib Brawijaya menyesal.
hm… kala itu manusia hina itu menyesal krn rencana jahat mereka membunuh sabda palon gagal. karena itu mereka terkejut kog sabda palon bisa hilang.
jadi kamu sudah mengerti siapa yg Roh kesurupan itu sebenarnya.
hm. hm. dari dulu sampai sekarang mereka tidak bertobat juga.
KAMU kira siapa sabda palon, kwan im, budha, yesus ??
SAya sed�h dan kecewa.
Mengapa PIMPINAN HINDU DARMA SEDUNIA bisa buta mata hatinya, tak tahu mana yg benar dan salah.
SUDAH TERTULIS tanda datangnya SABDA PALON.
jadi tanda itu tdk akan berubah. seperti apa yg tertulis saja.
JANGAN SEKALIPUN KAMU MANUSIA BERANI MENAMBAH APA YG telah di SABDAKAN.
SABDA itu kekal tak berubah
Sadarlah manusia. sadarlah.
cukup brawijaya yg menghianati sang pencipta.
jangan kalian jd duri dlm daging yg harus dibuang.
yang hina datang dengan kehinaan.
yg kudus datang dgn kudus.
dewa datang dgn kemuliaan.
dewi datang membawa damai
salam kasih
alvatarz.
Terima kasih sudah berkomentar MEMECAH BELAH….
pucukkangkung 15:10 pada 6 September 2009 Permalink |
weleh weleh saudaraku alvatar… sabdopalon yg maha suci kok di samakan dengan yesus???
yg benar tipis perbedaan antara yesus dan muhammad. krn berasal dr tempat yg berdekatan, ajarannya mirip (sama2 suka ngejek agama lain), sama berewoknya (bhs inggris-amriknya Twin Brothers), dan umatnya sama2 sok2… sok tau tentang gaib (paling2 hanya baca dr bukunya daud tony)
GKPH Jokoberek 17:50 pada 26 September 2009 Permalink |
Hyang Bathara Agung Wilatikta Brahmaraja XI Raja Majapahit masa kini. kapan mendirikan partai politik ?? he ..he..he
apa bisa nantinya jadi presiden RI Yang ke…..
wah dunia paranormal dan dunia orang normal bakalan rame
mungkin ngak yaaa yang Bathara Agung Wilatikta Brahmaraja XI , jadi presiden RI ???!!!
alvatarz 17:45 pada 27 September 2009 Permalink |
Ha..Ha… Gimana Rasanya gempa ????
apa masih kurang????
Knapa raja majapahitnya gak bisa menghalangi ???
Kan sakti tuh Titisan Dewa Wishnu…
Ha..ha… Saya lbh ercaya inul daratista, nyata dan goyagannya mantap, energik.
R.Blontang 08:59 pada 1 Oktober 2009 Permalink |
Untuk saudara alvatarz…anda itu bisanya cuma ngejek…bener keristen perang terus dengan islam la kelakuannya seperti ini..
@@ untuk Ki BEREK..GKPH:
Anda pernah tahu permainan Catur/ sekak/ atau pernah memainkannya…kalau bisa dan pernah …pastinya anda tidak mungkin mengorbankan Rajanya untuk mencari dan menghadapi ster atau pion…semua sudah ada tugas nya masing-masing seperti sekak…pahamkan kata-kata ini…coba renungkan…Raja itu cuman simbol…yang menjalankan ya perdana menteri dan presiden karena Republik…jadi kalau gak tau jangan asal njeplak…Tulisan ini ada karen Arab ingin menghancurkan keturunan pribumi mencuci otaknya dengan sejarah arab dan biar bangga kalian dengan tanah arab dan tidak cinta dengan budaya sendiri…BLOG INI ADA KARENA MENGALAMI SERBUAN ORANG JAWA OTAK ARAB KARENA TIDAK MENGIKUTI BUDAYA ARAB SEPERTI SAMROHAN ATAU NARI PERUT ATAU TARI MUTER..justru membangkitkan sedikit wawasan budaya supaya kita cinta dengan budaya sendiri kalao agama kan masing2 tapi silahkan…Budaya kog digebuk agam import lagi..na inilah sedikit membuka wawasan untuk anda bukan seperti yang anda tulis …dunia politik kawan bisa kawan kawan bisa lawan…dengan budaya sejarah bangsa berwawasan PANCASILA DAN BHINNEKA TUNGGAL IKA MUNGKIN BISA DISATUKAN DAN PUNYA HARKAT MARTABATA BANGSA..TERIMA KASIH..
R.Blontang 09:03 pada 1 Oktober 2009 Permalink |
UNTUK ALVATAR…JUSTRU ITULAH RAMALAN LELUHUR BANGSA INI TULISANNYA NYATA…BUKAN INGIN MENGHENTIKAN…YESUS PUN BELU BISA RAMAL…DIA DATANG SEBAGAI RASUL TAPI DISALIB DN DITULISI RAJA YAHUDI..DEMIKIAN JUGA IBU DEWI KWAN IM DATANG MENYMAR SEBAGAI PENGEMIS JUGA DI ACUHKAN…JADI SEMUA YANG DATANG TIDAK LANGSUNG JADI POLITIKUS…SEMOGA ALVATAR MENGERTI..BIAR GAK PERANG TERUS ANTARA KERISTEN DENGAN ISLAM SATU LELUHUR IBRAHIM DAN ABRAHAM SESAMA BANGSA ARAB…
alvatarz 13:37 pada 1 Oktober 2009 Permalink |
ha..ha..ha..
Leluhur ??? Yg mana ???
Ada leluhur yg jahat, ada jg yg baik.
Sekarang jg manusia byk yg jahat dan byk yg baik.
Kalian itulah yg tak paham dan tak tahu apa2 tentang sabda Palon tapi pura2 mengagung2kan beliau.
Kapan Sabda Palon dilahirkan, kawin dan pyn keturunan shg kalian katakan leluhur ???
Leluhur islam dan kristen ???
Ha..ha.. Agama gak ad yg pyn leluhur2an. Itu leluhur semua manusia.
Abraham, Nuh beragama Hindu. Skrg keturunannya byk yg islam, kristen, hindu dan budha, dll.
Ha…ha…ha…
Semua penganut dan pemimpin agama sama2 byk yg sesat.
1. Kristen sesat krn penafsiran injil, adanya setan2 kerauhan mengaku2 Roh Kudus cont : Tony daud.
2. hindu, budha sama2 kerauhan dewa dewi, roh2 leluhur yg semuanya setan yg mengaku2.
3. Islampun sama jg kyai2 sakti dari setan.
Siapa yg saya tentang jelas kan.
Bukan agama tapi Pemimpin2 agama sesat dan umatnya dari semua agama.
Ha..ha…
Dlm permainan catur kalian dah skak match.
Saya org yg suka dgn metodologi penelitian ilmiah. Jadi semua perkataan saya berasal dari hasil analisa dgn metodologi tsb.
For Xiaodi 20:18 pada 1 Oktober 2009 Permalink |
Wah,,,Pintar ini orang yang bernama alvatar..moga-moga gak pinter kblinger…saya cuman ikut nimbrung mbaca…seru nambah wawasan…dari alvatarzz..he…he…heee
Vika 20:43 pada 1 Oktober 2009 Permalink |
Sdr alvatar..Mas blontang…bukan mengagungkan Sabda Palon cuma ramalannya yang sempat dilarang itu kog terjadi…menurut saya..leluhur itu perantara orang tua..jadi kalau pernah dilahirkan dari orang tua…berarti punya leluhur…entah kalo jatuh dari langit…
Vika 20:44 pada 1 Oktober 2009 Permalink |
Sabda…itu ucapan. Palon itu pasti..
pucukkangkung 08:36 pada 2 Oktober 2009 Permalink |
Jelas semua org punya leluhur.. kecuali sodaraku alvatars yg mau meniru kelahiran sun go kong yg lahir dari batu..
apalagi agama… kemunculan agama sangat erat hubungannya dengan adat istiadat suatu tempat yg diwariskan secara turun temurun….
ada waktu main2 ke bali mas alvatars… kebetulan saya jadi tourguide, nyewakan mobil harian ataupun paket… ada kijang kapsul, apv, avansa, dll…
supaya sampeyan liat.. Bali, yg upacaranya lekat dengan peristiwa2 gaib (keraohan, metuunan/medium, dll), walaupun di obok2 arab (bom bali I/II), turisnya tetap rame, hujan tetap bisa turun, bencana alam jauh… dll…
Bandingkan dengan tempat tinggal mas alvatars di jawa atau sumatra sana yg di ridho’i Tuhan Yesus. Buktinya sering kena tsunami dan gempa… dan jangan2 anda lg tertindih atap tembok yg runtuh nii yaaaa????
tunggu deh saya segera meluncur kesana!!!!!
pucukkangkung 08:51 pada 2 Oktober 2009 Permalink |
Bila mas alvatars ingin bicara ilmiah, saya juga suka… bicara ada sumbernya… ingin nimbrung soal gaib boleh jg… ada teman saya pak donald ahlinya.. cuman membedah yg gaib dgn penelitian ilmiah, rasanya anda perlu menghubungi Nerill perawatan rambut rontok, karena ampe kepala botak gak akan ketemu..
ngomong2, anda suruhannya mas a.k. ya???
alvatarz 19:23 pada 4 Oktober 2009 Permalink |
ha…ha,. Bicara logika aj. Kalian gak bisa. Ilmiah apa lg???
Logika aj. sabda palon itu bukan roh, tapi kog bisa kesurupan dan disembah lg oleh pimpinan hindu dharma sedunia.
Km org2 hindu, kog mau ditipu ama manusia rendah dan mengangkatnya jd raja lagi.
Bahkan ngaku2 reinkarnasi dewa wishnu.
Ha..ha… Hyang Suryo itu spt katak ingin jadi lembu.
Hm…hm…Ya… Sama aja toh ,..
Beberapa bln lalu, saya yg dicaci maki, tapi lìhat sekarang, Semua tokoh batak heboh Ke KOMNAS HAM. Meminta bantuan ttng masalah Batu hobon.
Tapi saya bilang itu ketololan.
Ngak lama lagi, semua kejahatan dan kebusukan dukun hyang suryo dkk, pst terbongkar. Saya mau lihat, org2 hindu ke mana mengadunya.
Ha..ha…. Kalau byk yg tersinggung its ok. toh sudah ditetapkan bhw semuanya musnah.
Ha..ha…ha…
Majapahit tak akan pernah bangkit.
Arab pasti hancur, islam apalagi, hindu, budha, kristen, aliran kepercayaan juga hancur.
Seluruh bumi hancur lebur.
Hanya sedikit manusia baik yg selamat utk memulai peradaban baru. Itulah makna Sabda Palon.
komandan ALVATARZ 13:12 pada 5 Oktober 2009 Permalink |
Yang musnah dan hancur salah satunya…alvatar…dan tidak melihat peradaban baru…sekarang…bukan nanti
komandan ALVATARZ 13:13 pada 5 Oktober 2009 Permalink |
Dasar bodoh dan goblok serta tolol alvatar ini bukan yang lain…tolol tapi alvatarz ini
alvatarz 08:07 pada 7 Oktober 2009 Permalink |
ha…ha..ha..
Bnyk manusia ingin jadi org lain.
Saya diberi nama alvatarz itu dgn pesta besar.
Jadi aneh aj jika ada org2 yg pakai nama saya. Berarti fans sy byk.
Ha..ha.. Kapan pun harus mati, Im’ very happy.
Yg penting bagi saya kebenaran ad kebenaran.
Choky 09:36 pada 8 Oktober 2009 Permalink |
Keliatan sombongnya…mulutnya alvatarz ini…hati maupun…jarin-jarinya….kelihatan …kelihatan…betul kan….saderek-saderek..
alvatarz 16:20 pada 9 Oktober 2009 Permalink |
ha..ha..ha..
Wong saya berkata benar kog dibilang sombong ya ???
Lihat aj. Islam bilang kalki avatar adalah muhammad Saw.
Hyang Suryo dibil. Reinkarnasi dewa wishnu.
Klo mau buktikan gampang aj.
Suruh aj mereka ke kolam berkat dewa wishnu di bali. Kalau semua ikan, termasuk ikan besar itu muncul itu baru benar.
Itu kan kepercayaan hindu di bali.
Kalau penipu pasti ketahuan.
Utk Saya org asing aj ke 2 ikan mau muncul tanpa dipanggil. Apalagi raja majapahit .
Lagian emang saya ngak takut dgn kematian, krn bagi saya itu proses kehidupan yg pasti dijalani semua mahluk hdp.
Kalau memang masanya saya mati its ok.
Happy its symbol of life.
GRP 06:46 pada 22 Oktober 2009 Permalink |
Untuk saudara Alvatarz;
Untuk yang lainnya juga;
Saya sangat menghargai pendapat Anda yang sudah dibaca oleh beberapa blogger lainnya,
“Mengenai Hyang Suryo yang ber-ABHISEKA Sri Wilatikta Brahmaraja generasi Majapahit trah Kadiri yang kesebelas yang anda katakan hanya mencari senjata, nyilem kelaut, kog jadi presiden saja dan menyebut Ibu Dewi Kwan Im… itu hanya argumen anda yang sangat brillian”;
Pepatah lazim mengatakan”Tak kenal maka tak sayang akhirnya entah apa yang dipandang”.
Disini saya akan memberitahukan bahwa;
1.Hyang itu dijuluki bi ilmi ulama, Kiya I dalam bahasa Hokkian berarti jalan kebenaran Haji artinya bapak dalam aksara Jawa.
2.Kalau hanya mencalonkan presiden berarti beliau sama dengan merusak tatanan/aturan/sistem yang ada, mengapa ?.
Karena seorang raja memang tidak dipilih tapi di abhiseka, contoh seperti Raja Thailand hanya memberikan restu dan penengah permasalahan bila perdana menteri atau pelaksana pemerintahan mengalami kebingungan..Justru apa yang anda kemukakan hanya akan merusak aturan itu…untuk Raja Majapahit diangkat “tanpa surat sedawir”. Dan juga seorang presiden hanya berlaku 5 tahun…(dunia),tapi bukan berarti menginginkan, beliau hanya memberi restu saja.
4.Mengenai pusaka, beliau (Hyang Suryo Wilatikta) Brahmaraja XI tidak pernah mencari pusaka, peninggalan pusaka-pusaka Majapahit berjumlah tak terhitung adalah warisan hingga sepasang (bisa di cek, mumpung lagi dipamerkan). Malah banyak diantara pusaka-pusaka itu datang sendiri untuk melengkapi sejarah sebagai bukti.
Dan juga diminta disungsung (duupacarai, diodali sebagai Pratima)…oleh masyarakat Bali yang cinta dengan budayanya sendiri hingga membawa kesejahteraan bagi umat manusia dan alam.
5.Saya sangat paham betul dengan yang Anda komentarkan sesuai dengan nama alvatar penguasa alam semesta, Allahpun tunduk pada alvatar ini yang menceritakan tentang qiyamat dan kematian hingga membuat sebagian kecil pandangan masyarakat supaya tidak melestarikan adat dan budaya, alasannya untuk apa beradat dan berbudaya toh juga akan mati dan qiyamat, silahkan saudara yang lain…menilainya.
6.Tentang lebih tahu Ibu Dewi Kwan Im…ini sudah sangat jelas…tidak ada seorang sopir profesional mengaku-ngaku sopir (alvatarz) kecuali kernet yang ingin menjadi sopir…Jadi kalau tahu tidak mungkin berkoar-koar…
7.Kalau ingin menyaingi Hyang Suryo, Anda akan ketinggalan sangat jauh bahkan tidak mungkin bisa mengejar dalam berkarya pada masa sekarang…Beliau sangat jelas pura/ Keratonnya, Purinya bahkan Purannya (sejarahnya)…La Anda Alvatar ?????.
Kalau memang ingin seperti Hyang Brahmaraja XI…gantilah buah karya beliau yang nyata dengan nama anda dan suruh orang mempercayai Anda…Gantilah semua berita tentang Hyang Di koran dan televisi dengan nama/inisial Anda…itupun hanya inisial gak jelas…mengaku alvatarz…dirikanlah sebuah sanggar atau padepokan atau apalah terserah Anda dan publikasikan nanti biar saya cek !…dan seterusnya ceritakan pada Dunia supaya dunia mengakuinya…Dan silahkan anda cek dan seluruh hasil karya Hyang Suryo Wilatikta Brahmaraja…bongkarlah prasasti-prasasti atas nama Hyang dengan nama Anda Alvatarz.
8. Untuk Alvatar saya punya kata silahkan terjemahkan untuk anda sendiri…”Sileme gabus kumambange watu kali”…Yesus datang malah disalib dan dicap raja yahudi..Hyang pun hadir di komentari aneh-aneh dikritik dan di iri itu hal yang wajar…dan tidak aneh bagi saya..(sudah biasa melihat orang mengkritik orang karena anda memang tidak mampu menjadi atau seperti Hyang Suryo)…Dan itulah ciri khas bangsa ini bangsa alvatarz yang suka mengkritik bangsa sendiri..karena iri…tidak pernah dan tidak bisa membanggakan bangsa sendiri dihadapan bangsa lain atau Dunia..dalam forum… selamat menik-mati happy sesuai apa yang anda komentarkan di wordpress.
Ini adalah salah satu contoh Beliau menyatukan kerukunan umat beragama…silahkan buka disini dan disini
Salam semuanya….bersambung !
alvatarz 16:52 pada 22 Oktober 2009 Permalink |
ha..ha…
Dari pernyataan anda tercermin bhw anda sbnarnya tak bergama, hyn pemuja setan.
Allah anda katakan tunduk pada alvatar ???
Dukun merangkap tokoh agama, tokoh agama merangkap dukun.
semua dukun, tokoh2 agama sesat trmsk dia bagi saya seperti seonggok kotoran kering di jalan.
Saya tdk pernah mengkritik.
Org dikritik krn dianggap msh baik dan bisa diperbaiki.
Tapi pengikut2 setan hrs dihakimi.
Apalagi yg menyesatkan byk umat, dgn memakai nama dewa dewi, hukumannya adalah mati dan dilempar ke neraka selama2nya.
GRP 01:51 pada 23 Oktober 2009 Permalink |
Untuk saudara Alvatarz…Memang benar apa yang anda katakan…saya memang malu mengaku sebagai orang ber-agama tapi prakteknya hanya mencemarkan agama itu sendiri…Saya tidak pernah mengaku beragama…agama terlalu suci kalau dianggap suci oleh pengikutnya…
Saya hanya melihat keluhuran budaya yang sudah ditanamkan leluhur yang dianggap syetan menurut Anda…
Saya juga maklum dan sadar Anda sangat-sangat tahu syetan…tahu neraka…Dan saya memang harus perlu di hakimi karena menurut anda saya pengikut syetan !!.
Saya katakan YA ! Saya adalah pengikut syetan yang mengajarkan kerukunan…memberikan pengetahuan sejarah dan budaya yang adiluhung…
Mungkin komentar ini bisa jadikan AnDA bahan untuk menindak lanjuti langkah bila keberatan dan menghakimi serta memasukannya dalam neraka.
A;vatarz adalah simbol penguasa alam semesta…seperti cerita-cerita alvatarz yang sekarang…sudah tahu syetan dan neraka serta bisa menjebloskannya dalam neraka bila tidak ikuti aturannya…Allahpun juga tunduk waktu dikalahkan dajjal. Dalam kisah Adampun Syetan berkuasa menentukan…hidup dan matinya…dan syetan yang anda sebut disamaratakan…
Saya kasih pandangan;
Justru dengan adanya syetan/dajjal yang mempunyai tugas menggoda manusia…Anda semua harus berterima kasih…karena ada godaan dan terjerumuskan …kalo timbul kesadaran akan mengenal Tuhan…cerita ilmiahnya…kalau tidak ada yang menggoda bagaimana tahu jalan ke Tuhan…
Menurut saya Anda sudah sangat brillian mengomentari sampai qiyamat, kematian dan lain sebagainya…memecah sebagian kecil orang yang ingin melestarikan budaya…dipengaruhi setan…(menurut Anda). Dan banyak juga yang berbicara ketuhanan mesiniskan setan tapi prakteknya sangat-sangat bertentangan…Blog ini ada karena melaksanakan dan melestarikan budaya seperti kata pepatah” AJINING BONGSO SOKO BUDOYO ” dianggap memuja setan…ya gara-gara setan bisa mengenal Tuhan…kalao gak ada setan…siapa yang harus menggoda ?. Apakah Anda yang mau menjadi setannya ?..bersambung….
GRP 02:05 pada 23 Oktober 2009 Permalink |
Anda bilang tidak mengkritik tapi Anda membenci sesamanya…semua yang anda komentari adalah untuk diri Anda sendiri…Dan hanya andalah yang berhak hidup…Anda mengkritik dan senang dengan kritikan adalah menandakan itulah sifat Anda…
GRP 02:10 pada 23 Oktober 2009 Permalink |
REKTOR Universitas Darul Ullum Jombang Universitas Islam terbesar di Indonesia GUS LUKMAN kelihatan lagi ngobrol dengan Hyang Suro di Pura / Puro / Puri /Grio / Dalem Pelestari Budaya Majapahit yang berabiseka Sri Wilatikta Brahmaraja XI, Priya separuh baya bermata sipit berkulit kuning langsat dengan Jabatan Rektor ini tak ada yang mengetahui paling paling dikira Tamu China Bos Perusahaan ” Saya itu kalau diluaran dipanggil Ncek dikira Cina” ucap sang Rektor kepada Hyang suryo yang masih sahabat Bapak Sang Rektor yaitu Pfof DR KH Mustakim Romli Pendiri UNDAR Bahkan ada peristiwa lucu Waktu Kampanye 80 an Ketika DR KH Mustaqim Romli lagi Pidato dan terlalu lama Orang mau memberitahu waktu nya habis tapi tidak ada yang berani menyampaikan ketika Orang kebingungan Hyang Suryo berkata “Gampang saya yang ngatur” kemudian Hyang Suryo meminjam Camera dan naik mendekati Sang REKTOR Sepuh, Ketika dekat Beliau melirik dan Hyang Suryo tangan nya memegang Pergelangan tempat Arloji yang melilit dan Pyuur lampu Blizt Foto Menyala seolah memotret, Ke Intelektualan Beliau mengerti kode tadi dan Beliau langsung mengahiri Pidato nya, Waktu iti terjadi di Lapangan Karang Pilang yang penuh ratusan ribu masa, di era Rektor Gus Mudjib {adik Gus Lukman} juga Pura Majapahit di Undang “DAMAI DALAM MUSIK” 1997 dan Pura Majapahit menampilkan “KECAK” yang untuk pertama kalinya dipertunjukkan di UNDAR Jombang yang mana sempat memukau Masyarakat Penonton hingga diminta tanpil 2X, bahkan musik mulut dibantu Drumer hingga ada Hentakan Musik Dentuman, bahkan Gus Lukman yang berwajah Cina totok [asli china] ini Panitia Lomba Barongsai Tingkat Nasional di Jombang 2000, juga satu satu nya Universitas Islam yang mengajarkan bahasa Mandarin / Cina adalah UNDAR dimana Gus Lukman merekrut Cina Tua Klenteng Maja Agung yang bisa bahasa China dijadikan DOSEN bahasa CHINA di UNDAR {yang kini Rektornya GUS DUR}, disinilah bukti Kerukunan Pura Majapahit, juga Gus Syuhadha Qatami (Maap tulisan sesuai pendengaran) Pondok Pesantren Moderen Sumobito Jombang sering datang bawa Tumpeng ke Pura Majapahit, juga Mahasiswa Mahasiswi UNDAR sering Tumpengan di Pura Majapahit [foto ditampilkan] menyatu dengan Umat Kristen, Budha, Konghucu, Hindu, Kepercayaan dll di depan Leluhur semua sama Lahir dari Ibu, Juga Habib Umar Alkatari sering mengirim Gule dan Andri Putra Klenteng Tuban ikut makan, Juga Anjing Hyang Suryo dibawakan Balungan /Tulang / Kerowotan oleh Umar beserta istri dan anak anak nya,
Demikian rukun dan bersatunya kalau sudah berada di Pura Majapahit, juga Satgas dari Tulung Agung mengawal Wakil Ketua DPRD datang tumpengan bersama Ketua PHDI waktu itu, Suasana Kerukunan ini kini hilang sudah dengan ditutup nya Pura Majapahit yang di tuduh “MENG HINDU KAN ORANG” padahal jelas mereka datang untuk Leluhur bukan Agama, sebetulnya mereka tahu semua, cuman kita maklum ajaran kerukunan Tabu /Haram terbukti Kristen saja di Tumpas, padahal saudara sama sama turunan Ibrahim, jadi sekali lagi maklum 1965-1966 masih membayang bagaimana selain islam di Tumpas sampai Akar Akar nya,dari kaca mata Islam entah aliran apa tentu ini harus diberantas, lawong saudara kristen saja di tumpas apalagi Aliran Kafir suka Nyuguh dan Tumpengan demikian pandangan Imam Karyono yang GURU TERBANGAN dan SAMROH ini, yang aneh Camat, Ketua Ansor Khoirul Huda bahkan Ketua Fraksi PKB anggota DPRD Mojokerto ikut mendukung imam / Takmir Karyono, ini suatu keanehan, mendukung apa berkomplot masih diperlukan KAJIAN ILMIAH oleh Pakar Hukum, Theologi, Arkeologi, Intel Polda dll. Kini suasana Trowulan Sunyi sepi tidak kelihatan Orang berpakaian Adat Bali ke Pura Majapahit karena akan diseret Keluar oleh Takmir Karyono, Bayangkan kalau Gus Lukman datang dikira China dan diseret di injak injak Imam karyono? RUNYAM , Sangat menyedihkan dan Memilukan disebuah Negara Merdeka masih berlaku hukum BAR BAR yang dinegara nya maju dengan HAM sedang kita mundur 500 tahun persis Ketika islam Numpas Kafir Majapahit / zaman Perang Salib di Arab sampai lari ke Gunung Gumumg dan Bali.{Buku Tan Khoen Swie Babad Kadhiri}
Juga rombongan India dipimpin Bapak Mohan sampai Kerauhan Dewa Wisnu {Alvatarz jangan komentar dulu nanti menghina Negara India} dan akhirnya Tamu dari India berdatangan bahkan bawa Piring Kuna bisa terbang untuk AGNI HORTA hingga menambah Kesempurnaan Pura Majapahit sesuai kitab WEDHA acuan Agama Hindu dimana Agni Horta adalah Upacara Sakral yang harus dilaksanakan.{Rombongan India membagikan Kitab Bagawad Gita sampai ribuan jumlahnya untuk dibaca umat yang berebutan ingintahu kisah Harjuna} Rombongan dari China dipimpin Kantor Perdagangan juga acara Doa bersama [ memberikan buku Budha agar umat berdharma bagi etnis China], Juga Kyai Machandy Wahyudi nyumbang Quran yang diterjemahkan untuk umat islam yang membutuhkan juga nyumbang Musola kecil kalau ada tamu ingin solat tidak ditempat sembarangan bahkan di musola kecil pernah solat seorang Kapolda, Tokoh Tokoh Islam dll, Spritualis Mancanegara ikut meramaikan dan memang dunia sangat mengagumi Majapahit dengan menyerbu Bali yang melaesatrikan Adat ini Padahal Trowulan Pusat Majapahit. Budayawan Ratno Timoer juga sering datang semua ini bukan isapan jempol Penduduk Trowulan belum Gila semua mereka menyaksikan Zaman Pura Majapahit belum di tutup dan menikmati hasil baik Warung maupun Souvenir Pak Sukran dari Kedung Wulan saksinya jualan souvenirnya ludes di beli tamu ketika mangkal didepan Pura Majapahit kini hanya gigit jari anak nya pun yang semata wayang meninggal dunia menyusul Camat Trowulan yang nutup Pura Majapahit, Bayangkan 100 bis datang sampai Restoran 15 km dari rumah Hyang Suryo ledes habis sampai Aquanya dibuang butuh botolnya tempat Tirta, inilah kisah nyata yang harus di tumpas, tapi ya maklum Bung Karno Pendiri R.I penggali Pancasila juga di Tumpas berikut pengikut nya sampai akar akar nya, 500 tahun Majapahit pun di Tumpas, Merdeka juga Majapahit di Tutup takut Ajaran Arab tersaingi Arab yang mana? tanyalah sama “RUMPUT YANG BERGOYANG” {Kelak Dunia pun akan di tumpas oleh Alvatarz tapi kapan kiamatnya}Mumpung kita masih hidup marilah kita Lestarikan Adat Leluhur sendiri Yaitu Odalan dan Caru untuk keselamatan dan Pura Majapahit tidak memaksa Orang Bali ikut Odalan nati Alvatarz marah kok Percaya sama Kiyai Haji Suryo, sebelum Kiyai Haji Suryo Lahir Bali sudah melestarikan Adat Majapahit jadi tidak perlu ada Kyai, Haji, Pakar, Pendeta, Alvatarz, dll untuk ngajari Orang Bali percaya, sampai kapanpun Orang Bali selalu Odalan dan Caru di mrajan, Sanggah, Pura, Paibon dll dsb dst, Hyang Suryo di Undang ke bali oleh segelintir sisa sisa Majapahit jadi jangan khawatir Umat Alvatarz di Bali terpengaruh, ini mirif di Trowulan umat Islam Tokoh Karyono nya khawatir ditarik Hyang Suryo dan terpengaruh oleh Penyebar Hindu Hyang suryo, jadi ke Bali jelas tidak mungkin Hyang Suryo menarik Orang, yang sadar saja banyak kok ditarik, sekali lagi pada Alvatarz janganlah curiga Hyang Suryo mencaplok umatmu. Semua Keturunan Majapahit ingin Odalan di Bali kalau ke Trowulan sampai diseret keluar Pura mirip jiwa Alvatarz/Karyono yang iri umatnya percaya sama Kyai Haji Hyang Suryo semoga Alvatarz dan umatnya membaca ini dan pikiran busuk nya tidak diungkap didepan umum yang menambah kebusukan Bangsa ini, yang sudah di cap bangsa budak, pada tinggal dibawah jembatan di Arab, banyak pulang mati diperkosa dll, tapi semua hak asasi tidak bisa ditutup lagi itu kebusukan disimpanpun akan bau “Sepandai pandai orang menyimpan bangkai, akan keluar/tercium bau nya” ini pepatah SD syukur yang mengeluarkan bau yang berbau sendiri. Sekali lagi bagi Pencinta, Pendukung, Keturunan yang sudah berjuang untuk Odalan nanti tanggal 2 November 2009 Pura Majapahit GWK Odalan
Panitia tidak memaksa dan Para pengikut alvatarz yang ngaku kristen jangan hadir nanti kuwalat sama pimpinanmu Alvatarz , Untuk umat Majapahit yang Kristen dan sering datang pertimbangkan Nasihat Alvatarz di Komentar kalau Hyang Suryo Penipu, Budha pun sudah terbongkar Penipuannya ternyata menipu baik orang disuru ber darma, Hyang Suryo pun sudah terbongkar penipuannya yaitu memberi contoh Odalan dan Caru adat Kafir menurut Kristen Alvatarz dan Islam Karyono Padahal Odalan dan Caru ini untuk Keluarga nya yang masih Kafir sebab ada islam menyebut selain dia Kafir, juga ada Orang Kristen menyebut selain dia kafir , akhir nya yang mana kafir tidak jelas yang jelas saling mengkafirkan dan ini tidak bisa menghentikan Adat asli Negri ini ttd. Panitia Odalan Gusti Kampial, Gusti Heker, Gusti Noko dan team. Numpang di Negara Kafir, Pemilik Negara di katakan Kafir lalu di tumpas tanahnya diduduki, merasa Pemilik Negara lagi penduduk asli Kafir disalahkan terus Ilmu apa ini? Jaman Maju Orang pada Sekolah, mau di gblog kin terus , Orang jujur dan percaya Karma dikibulin terus dianggap bodoh oleh Orang pinter belajar yang belajar dari kitab Ngibul adat Negara Tandus Kering krontang, Sudah bisa hidup dinegara subur makmur yang punya adat sendiri terbukti bisa menyatukan masih kurang terima memaksakan Adatnya yang sok benar, endak salah Bencana akan terus tiba, kita tonton saja ya enak saja siap mati wong sudah kenyang menjajah dan menikmati Tanah yang subur makmur tapi kalau bisa jangan mati disini donk sana pulang dulu ke Negara kecintaan MU,- sampai Bali tidak bisa Pembersihan Ngaben Masal kalau ada Panca Wali Krama, Mesti nya Pemda Bali bikin peraturan tinggal di Bali harus di bakar kalau mati, biar tidak menuhin tanah Bali yang kecil kan bisa habis utuk kuburan? Contoh Surabaya Jawa Timur Kuburan Tumpang Tindih hingga Pemda bikin Krematorium tempat bakar mayat, Drs. Matadjit Anggota DPRD sampai kampanye Orang mati supaya di Bakar ini di Jawa lalu bagaimana Bali? Kengken Bli Mangku? niru Jawe sae ! Jawe Luas ngongkon Ngaben, Bali cenik ngae seme slam ? bweh! Tu Prande, Tu Gusti, Tu Dewa ayo rapat Adat Majapaet anggo “Ngaben” ne onden Nganggo pang sing Leteh tanah Bali ne Bli. Bise Kedas/ sing leteh liu Bangke tanah he yen Karye Pance Wali Krame Pikir Pikir Bli beneh ape Sing? de Rage dadi nak kalah terus. Tamu harus Tunduk dengan Tuan Rumah buktinya Nyepi Sukses didukung Dunia Ngeletehin Tanah? Odalan Kawitan di Pure GWK 2 Nopember Bli Pang sing leteh jagate, Pang Demen Kawitan Wisnu ne saking Majapait, Inggih Bli? Matur Suksme Bli Tiang nak Buleleng agak kasar Ampure Bli Om santi santi santi Ommm.[Satpam suade]
GRP 02:16 pada 23 Oktober 2009 Permalink |
SEBUAH HARAPAN HINDU NUSANTARA {SHINDU Majalah Siswa Hindu Indonesia 2007}: Hyang Surya Wilatikta lahir di Blitar, jika dirunut sisilahnya keatas masih Trah Sri BRAHMARAJA WILATIKTA I dan DARA JINGGA Berbagai penghargaan telah diraih. Salah satunya adalah mendapat pengakuan DUNIA sebagai RAJA MAJAPAHIT dengan gelar ABHISEKA SRI BRAHMA RAJA WILATIKTA XI juga diberi hak memakai gelar SRI WILATIKTA IX dan GENERASI MAJAPAHIT dengan SK Keluarga Besar Majapahit Jogjakarta yang diketuai Prof. DR. RM Wisnu Wardhana Suryadiningrat pada 15 Maret 2002.
Walaupun seluruh Dunia sudah mengakui SRI WILATIKTA BRAHMARAJA XI sebagai Raja Majapahit, tetapi Beliau tidak pernah mau mengaku kalau Beliau adalah Raja Majapahit. Hyang Suryo hanya mengaku kalau Beliau Keturunan ke XI Brahmaraja Majapahit. Satu hal yang paling mengagumkan Dunia Hyang Surya merupakan satu-satunya Keturunan Majapahit yang berani mengaku ber Agama SIWA -_BUDHA dan tetap eksis menjalankan adat Budaya leluhur Majapahit seperto Otonan, Diwinten, Dwijati, Ikut Upacara TERKECIL dan sampai yang TERBESAR Eka dasa Ludra yang diadakan 100tahun sekali di Pura Besakih.[1963] Dalam suatu kesempatan yang berharga dimana Team SHINDU bisa menemui Beliau di sela-sela kesibukannya, SRI BRAHMA Raja WILATIKTA XI mengungkapkan bahwa suatu saat nanti akan tiba suatu masa akan terlahir suatu agama universal seiring dengan kebangkitan Sabdopalon Nayagenggong di ranah nusantara ini.
Orang Majapahit adalah orang yang taat pada keyakinan Leluhurnya dan senantiasa melaksanakan dan melestarikan Kebudayaan Leluhur. Menguak ramalan Sabdopalon Nayagenggong , Sri Wilatikta memaparkan bahwa sudah tiba waktunya Sabdopalon Nayogenggong menepati janjinya turun ke dunia mengambil haknya kembali setelah dirampas tempo dulu. genap 500 tahun penantian Beliau terhitung dari masa kehancuran Majapahit untuk kembali menegakkan agama Leluhur yang telah diyakini masyarakat jawa di nusantara yaitu gama BUDHI / PANCASILA yang kita kenal saat ini dengan sebutan SIWA-BUDHA Siwa tidak menghormati Budha tidak akan ada Siwa, Budha tidak menghormati Siwa tidak akan bisa berjalan, jadi keduanya saling mengisi dan berjalan seiring senada [Kitab Sutasoma].
Tanda-tanda akan datangnya ramalan Sabdopalon Nayogenggong sudah mulai kita rasakan saat ini dalam petikan ramalannya yang berbunyi “ALUN MINGGAH ING DARATAN, KESELAK RUSAK TEPIS WIRING, PAGEBLUG INKANG LINANGKUNG, LELARA NGAMBRA AMBRA….” sudah terbukti dengan adanya bencana tsunami di aceh dan merebaknya penyakit yang sebelumnya tidak pernah ada seperti cikungunya yang melanda kawasan jawa dan disusul berbagai bencana yang datang silih berganti separti ANGIN LESUS , BANJIR, GEMPA BUMI, KECELAKAAN dan lain sebagainya.
Dari ramalan yang ada , Jawa mengalami pengrusakan paling parah karena telah melakukan penindasan yang terparah kepada Leluhur Majapahit yang nota bene orang SIWA-BUDHA {Penutupan Pura Majapahit Trowulan 2001}. Sabdopalon akan mendatangi langsung pada mereka yang sudah lupa pada agama leluhurnya dan diminta untuk kembali ke agama BUDHA, barang siapa tidak mau memakai akan dimusnahkan dari ranah Nusantara ini. Pada saatnya nanti yaitu pemutarbalikan jaman Hindu akan kembali berjaya di Nusantara ini dimana hal serupa pernah kita alami pada masa Kejayaan Majapahit dulu. Dengan adanya kebangkitan Sabdopalon Nayogenggong di Nusantara ini disatu sisi telah memberikan suatu harapan yang besar bagi umat hindu sekalian yang telah beratus ratus tahun mengalami diskriminasi {Candi-Candi dihancurkan Buku-Buku BUDHA dibakar, Orang-Orangnya lari ke Gunung-Gunung dan Bali} tetapi disisi lain betapa menakutkan jika ramalan Sabdopalon benar-benar terjadi. Sebagai penutup SRI BRAHMARAJA WILATIKTA XI berpesan kepada kita semua agar meningkatkan SRADHA kita dan tetap melestarikan warisan Leluhur dengan menghormati dan menghargai segala perjuangannya dalam menegakkan keyakinannya . Betapapun Murkanya , Sabdopalon Nayogenggong pasti mau mendengar titah Rajanya, Jadi, marilah kita secara bersama sama mulai intropeksi diri dan berusaha kembali pada warisan Leluhur kita yaitu mengamalkan agama Budhi/Pancasila yang dikenal dengan nama SIWA-BUDHA , Bali adalah satu-satunya wilayah yang tetap eksis menjalankan Budaya majapahit yang dikenal sebagai MAJAPAHIT KECIL , jangan sampai Bali hilang Thaksunya seperti yang ada di jawa {Terjajah Adat luar yang anti Odalan dan Caru}.
Marilah kita berdoa bersama sama agar terhindar dari bencana yang akan melanda Nusantara. Disisi lain mari kita songsong kebangkitan Hindu di Nusantara ini dibawah PAJI PANJI MAJAPAHIT yang kembali berjaya Oleh : HERMAWAN dan berbagai Sunber disalin kembali oleh GRP Nokoprawiro diterbitkan Gusti Heker, Jangan lupa untuk menghibur Leluhur nanti 2 November Pura Majapahit Pusat GWK akan Odalan 1 November 2009 Ngiring Pratima Kawitan Jawa Bali dari Ruko Puri Gading ke GWK jam 16.00 wita. Semoga Berita Majalah Siswa Hindu diatas emberikan Harapan biarpun hambatan juga besar dari musuh musuh Majapahit termasuk Alvatarz yang tidak jelas Organisasi, Kantor, Alamat nya dan Orang yang mengaku Islam Dajjal yang anti Kerukunan dan Kedamaian dan suka ngebom, Jimbaran 23-10-2009,-
alvatarz 04:39 pada 2 November 2009 Permalink |
Ha…Ha… Gunakan Logika Kamu.
Kalian Bilang Sabda Palon mengutuk Brawijaya dan Islam.
Kalian Berkata2 dan Berharap akan kehancuran arab dan Islam……..
Tetapi Kalian Bilang agama Siwa Budha yang kalian anut Cinta Kedamaian. GAK NYAMBUNG Tahu….
Kalian Bilang Sabda Palon Nayagenggong Mengutuk Barawijaya dan Islam.
Tetapi
kalian Percaya Roh Sukarno (Islam), Kesurupan bersama Dewi Kwan Im
Roh Brawijaya (Islam), Kesurupan/keauhan bersama2 dgn SABDA palon/
ngak nyambung tahuuuu………. BOHONGnya Kelihatan.
Arti Sumpah Sabda palon nayogengtgong aj kalian semua tak tahu…..
Pantas…………………
Ha….Ha…
Sebentar lagi ada Gempa Maha Dahsyat….
Hm………….. Bali Kena Ya ????? Aku Gak Tahu…………….
Sentana 02:09 pada 3 November 2009 Permalink |
Alvatar Anda berhak mengemukakan pendapat…sesuai dengan otak dan akal Anda…dari kata-kata kamu itu menunjukan kamu itu sangat sok tahu…Kamu itu tidak tahu karena masih di USU atau entah masih dimana gak jelas…Dan saya maklum dengan kamu…yang sok tahu…memang jaman sekarang orang pinter keblinger…kalo kamu memang hebat dan merasa paling tahu…Coba kamu bikin sejarah bikin peradaban di faktakan dengan bukti otentik..Coba tunjukkan untuk bangsa…biarpun kamu katakan nipu karena matamu gak melek…Perang salib sudah buktikan otakmu gak kamu pergunakan bisanya hanya berkomentar tanpa hasilkan apa-apa…hanya bisa pakai komentar..tunjukkan kemampuanmu untuk bangsa ini…jangan jadi sok pinter/sok tahu tapi kelihatan bodoh… disini…1978 kamu dilahirkan…dan saya Maklum…logikamu sangat jalan hingga membuatmu bodoh dimata pembaca yang lainnya yang memyaksikan dan sebagai pelaku peristiwa…foto-foto disini ada bukti otentiknya…Jadi ini hak jawab untuk menutupi kebodohanmu…dimata Dunia…Orang keristen Alvatar AZ ini sangat bodoh memalukan sebagai ahli teologi, keristen tapi bisanya hanya komentar disana-sini di forum hindu..Forum Islam (mungkin gak berani, wani selet wedi rai)…Forum Budha semua kamu hanya komentari seakan-akan kamu paling jago komentar..padahal kamu tunjukan kebodohanmu…Pinter keblinger…(sebenarnya males nanggapi, hanya biar kamu gak kelihatan idiotnya hak jawab ini untuk menutupinya, supaya kamu gak ditertawain sama Islam..Kamubikin gebrakan dan tunjukan jangan asal buka mulutnya …Semua didunia ini penipu..TAR. yesus menipu untuk mengikutinya…mengajarkan dalam kasih, semua penipu sang Budha pun menipu mengajarkan kasih sayang untuk semua mahkluk….
ada artikelnya..
Cerita Wayang, Kebanyakan Orang melihat Ceritanya, padahal dalam Cerita itu ada sebuah Lambang Imu Tentang Manusia hingga Alam semesta yang sampai kini penuh Rahasia, Contoh : Ketika Prabu Niwatakawaca tertawa terbahak-bahak maka Arjuna melepas Panah Pasupati nya kearah mulut Sang Denawa [Menurut Dewa disini kelemahannya], dan Panah itu akhirnya menewaskan Raja Niwatakawaca yang tidak bisa dikalahkan para Dewa, Dan Arjuna mendapat Hadiah Bidadari Dewi Supraba, Cerita ini bagi yang mengerti ilmu “Sangkan Paraning Dumadi” adalah penjabaran Ilmu itu padahal ilmu ini disebut “Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Jiu” Atau Ilmu yang tidak ada Tulisannya jadi Ilmu dianggap Wahyu Dewa, Padahal Cerita “Arjuna Wiwaha” hanya ada di Kalangan Raja raja Jawa, di India tidak ada, Bagi Ahli Teori Ilmu Sangkan Paraning Dumadi / asal usul Manusia silahkan menyimak Cuplikan Cerita diatas, benar tidak itu adalah Ilmu Sangkan Paraning Dumadi yang sangat dirahasiakan ? Pakar Pakar silahkan berpikir. Kemudian Cerita “Ramayana” kalau dikecilkan ini adalah Tubuh Manusia sendiri, Dimana dalam Diri ada Watak Rahwana, Kumbakarna, Sarpakaneka dan Wibisana semua Orang Apal betul Cerita dan Watak masing masing Wayang itu, Tubuh adalah Rama, dan untuk mengalahkan dan menonjolkan Watak baik, diperlukan Bantuan luar, yaitu Hanoman dll, jadi Manusia butuh belajar ilmu dari Para Guru kalau sekarang sekolah sampai Kuliah sesuai yang dikehendaki Bidangnya. Jadi Watak Rahwana dengan Contoh perbuatannya harus dicegah, tapi tidak bisa di Bunuh, jadi dilemahkan, dalam Cerita Rahwana tidak bisa mati, Ini adalah salah satu Roh Manusia jadi tidak Boleh di Matikan Orang Budha sampai Vegetarian untu melemahkan watak kurang baik tapi tidak bisa membunuh watak itu ini contoh, ini mirip dengan Hyang Sukma Luhur, Hyang Sukma Wisesa, Hyang Sukma Lumbara, Hyang Sukma Langgeng, Langgeng inilah yang terakhir Meninggalkan Tubuh, barulah Manusia benar benar Mati, Bila hanya Hyang Sukma Luhur yang hilang, Manusia tidak berbudi Luhur ini contoh saja, Mangkanya digunakan Orang Pintar dari Luar dengan kedok Agama Suci, Dia membunuh Sukma Luhur Orang Jawa agar tidak punya Keluhuran Budi, juga membunuh Sukma Wisesa agar Orang tidak punya Harga Diri dan seterusnya diadu menumpas bangsa sendiri itu kesempatan 1965-1966 numapas Kafir / Kuminis padahal apa itu Komunis / Sosialis Bung Karno Berpidato bagwa pendiri Komunis dan Sosilalis adalah Jesus, kalung Sri Paus dilepas dihadiahkan pada Bung Karno yang DOKTOR nya 26, Ambil contoh Karena semua Roh sudah meninggalkan tubuh Tinggal Hyang Sukma / Roh Langgeng yang ditubuh maka Orang ini KOMA hidup tapi menurut Dokter Koma, dan ada yang bisa sembuh sesetelah beberapa tahun koma, jadi Roh bisa pulang Kembali, Karena Sukma Langgeng masih ada dan kondisi Tubuh sehat, selalu diinfus Makanan, Jadi ini Contoh lagi Betapa Sempurnanya Ilmu kita dalam Negri, Ilmu ini kecil karena untuk Diri Sendiri, Sedang Ilmu Agama Besar untuk Alam Semesta, Armagedon, Nubuatan, Kiamat dll, mangkanya ada istilah Jawa “KEBAT KELEWAT” jadi belajar Ilmu Ketinggian Lupa yang kecil yaitu Diri kita ini lho Siapa? dan Akan Kemana? yaitu ilmu yang serba Misteri padahal simpel yaitu “Sangkan Paraning Dumadi” dimana banyak Perguruan pakai nama ini dan hanya Teori, Praktek sampai tahap tingkat 3 itu sudah jarang sekali sebab sudah dianggap Dewa, apalagi tingkat 5 itu sudah dapat gelar Hyang Bhatara Agung dan seterusnya dan sebagainya,
Demikian Hebat nya Ikmu Lokal yang terkenal MOKSWA bisa ketemu Dewa dengan Badan Kasar tanpa harus mati dulu menjadi Roh, ini sekedar Cerita yang tidak ada dalam Agama, kalau Agama Ya Orang Mati kelak di BANGKIT kan Kelak kapan? Ilmu kita Ada Alam Kadewatan bukan Alam nunggu di Kuburan itu ROH nya, Tapi Mokswa bisa berkumpul dengan Para Leluhur ini Para Ida Pedanda Bali apal benar Teorinya. Kenapa Orang di Aben, Memukur dan dilinggihkan di Mrajan, Demikianlah Cerita ini mengapa Ibu Mahendradata Ibunda Prabu Airlangga dimanivestasikan DURGA, Mengapa Airlangga dimanivestasikan WISNU dll, Didunia Luar Tidak ada kan? Orang India di Pura Majapahit Kerauhan WISNU dan mereka mengakui, Karena tidak bisa melihat Langsung melihat, Cukup pakai Medium,dan Medium nya Seorang Maha Reshi India Bapak MOHAN dia tahu benar bahwa WISNU hadir, inilah Cerita Lokal, kalau detail ya sudah dijelaskan sebelumnya, Manusia perlu penyesuaian Gelombang Frekwensi Agar pas bisa Bertemu, Contoh TV dipaskan Frekwensi Indosiar ya yang keluar Indosiar kita bisa melihat berita Wanita TKI tewas dan Peti matinya pulang disambut tangisan Keluarga lalu di kubur, Jadi Manusia Boleh “Sundul Langit” cerita atau baca Kitab Agama samapai belajar Mati masuk Surga di sambut Bidadari, padahal cerita itu Adopsi dari Cerita Adat Kita yang Tertua, kan kitab Injil paling baru 2000 tahun? Quran Tahun Arab berapa sekarang ? 1400 tahun? sedang kita Imu ini sebelum Budha lahir lha Budha lihat tahun China 2559 ? coba IMLEK tahun ini berapa ? Ilmiah Bukan ? sekali lagi Ilmu Majapahit adalah Tertinggi, mau bukti? Bisa Menyatukan Nusantara, dan ini harus diberantas karena Agama Islam ingin menguasai Nusantara dengan Kitab Arab nya, Sekian dan Terima lasih, coba baca Cerita diatas itu baru SHOW setitik Ilmu Majapahit yang Raja Raja nya dipercaya Titisan Wisnu yang benar benar dipilih Leluhur bukti yaitu tadi Manivestasi Dewa Siwa, Brahma, Wisnu, Indra, Durga dll yang tidak ada di Dunia Luar. Juga Candi Borobudur kok di Indonesia sampai Jendral It Sing dari cina belajar di Borobudur, Kita harusnya Bangga dengan Ilmu sendiri malah bangga dengan buku nya orang? Yang belum tentu bisa dibuat acuan Selamat di tempat yang subur makmur Mangga bisa tumbuh kayu ditancap kan jadi tanaman itu lagu nya Kus Plus, Lha Kalu kitab Arab hebat tentunya di Arab ada Mangga Gadung, Golek, Manalagi dll, ke Arab cari Ilmu agar mati di Alam Kubur nunggu dibangkitkan waktu Kiamat, tapi ada Surga disambut Bidadari kalau Nge BOM, jelas aneh wong nunggu Kiamat ini ada Bidadari bagai Arjuna membunuh Niwatakawaca dan dapat hadiah Bidadari Dewi Supraba, jangan jangan kulak disini Cerita ini untuk orang sini pula, Ini ilmu dikutip dari Cerita Hyang Bhatara Agung Brahmaraja Wilatikta XI semoga Orang “Sundul Langit” seperti Alvatarz membaca ini dan untuk semua Pengagum, Pecinta, Simpatisan, juga yang membenci ini sedikit Penjelasan ilmu Kafir Lokal {oleh Pandita Agung Pura Majapahit GRP Nokoprawiro Dipuro} 29-10-2009
Amir Kosim 16:41 pada 4 Agustus 2010 Permalink |
http://eddycorret.wordpress.com/2010/05/03/ciri-ciri-satrio-piningit/
Darbawi 03:03 pada 17 September 2010 Permalink |
Islam datang dg rahmat bg semua agama,kenyataannya islam disambut dg gembira,knp?agama hidu budha jg dll,tdk mampu membina agamanya?jls krn mrk agama palsu.jgn liat 1 dan dua org islam berbuat kerusakkan,lalu menuduh islam tdk benar!itu sgt bodoh,liat aja amreca dan sukunya,apa tdk kejam?membunuh anak2 islam di iraq plstina afgatinstan,apa mata kalian buta?kalo umat islam jahat semu,kalian tdk bs lg tinggal di indo krn umat islam yg menguasai indo ini,krn kebanyakkan umat islam berbuat dg ajaran islam,mrk sangat syg kpd umat beragama,krn ajaran islam dilarang membuduh dan memusuhi org2 yg tdk bersalah.pelajarilah sejarah,bagaimana keluarga majapahit bs msk islam?jls krn agama islam agama yg lembut tampa kekerasan..
wkwkwkw 01:34 pada 25 Oktober 2010 Permalink |
kayaknya yang nulis ini ga ngerti sabdopalon nayagenggong cuma asal klaim deh
groh 12:46 pada 20 Juni 2011 Permalink |
Agama adalah Candu…hehehee